Kursus Singkat Bahasa Thailand: Program Proyek BIPA Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia

           Bangkalan-Perkembangan bahasa negara-negara Asean yang ada di kawasan Asia terutama Asia Tenggara telah memberikan dampak terhadap perkembangan interaksi sosil, ekonomi, budaya, pendidikan, dan pariwisata. Bahasa menjadi alat pemersatu dan interaksi yang penting karena bahasa akan mampu memberikan dampak terhadap percepatan ekonomi, pendidikan, dan sumber daya manusia negara tersebut. Asia tenggara memiliki peluang yang sangat besar untuk perkembangan kebahasaan karena komunikasi yang berlangsung melalui komunitas ekonomi dan pariwisata serta industri berjalan dengan baik, peran kebahasaan tersebut harus ditangkap dan menjadi perhatian khsusus bagi dunia akdademik. Instansi akademik akan menjadi rujukan utama dalam perkembangan sumberdaya manusia.

            Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia melihat bahwa perkembangan kebahasaan ibarat dua sisi mata uang yang sama, yaitu satu sisi peluang terhadap peran Bahasa Indonesia di kawasan Asia, kedua terdapat tantangan yang besar terhadap kesiapan sumber daya dan fasilitas terhadap perkembangan Bahasa Indonesia. Perkembangan bahasa negara-negara lain mau tidak mau akan diterima oleh masyarakat Indonesia yang menamakan komunitas masyarakat Asean. Bahasa Indonesia beserta penggunanya harus terus berkembang dan selalu siap untuk menerima dan berionovasi dalam keilmuan serta pengajarannya sehingga bahasa Indonesia beserta penggunanya selalu bersikap dinamis tapi tetap memiliki karakter dan jati diri sebagai Bahasa yang perannya sangat penting terhadap perkembangan segala aspek kehidupan komunitas masyarakat Asean.

            Merespons perkembangan Bahasa Indonesia dan sebagai realisasi dari program MOU dan MOA FIP UTM dengan School of Liberal Arts Prodi Asean Studies Walailak University Thaialnd Tepat pada tanggal 21 Desember 2017 BIPA Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia melaksanakan kursus singkat Bahasa Thailand, kegiatan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 21-28 Desember 2017 di Laboratorium Teater dan wicara, musik dan tari Prodi PBI. Kegiatan kursus singkat tersebut memuat empat sub materi pokok yamg terbagi kedalam 16 materi rincian penutur Bahasa Thailand. Pelaksanaan tersebut dikoordinatori oleh unit BIPA Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Kegiatan tersebut dibagi kedalam dua kelas yang terbagi kedalam kelas A1 untuk semester lima dan tiga, kemudian A2 untuk semester satu. Pemateri pada kegiatan tersebut adalah Mr. Nakarin Sunthon (Thailand), dan Mr. Aphiwat Rongphon (Thailand).

*Berita ini ditirunkan kegiatan masih berlangsung

*Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *